Kata aksesibilitas sangat terkait dengan kemudahan pencapaian terhadap lokasi dari sebuah object real estate. Aksesibilitas dalam real estate mempunyai arti mudah di akses dengan cara-cara dari tingkat yang temudah sampai yang tersulit. Faktor aksesibiltas ditentukan dengan melihat sejauh mana suatu lokasi dapat diakses, apakah dapat ditempuh dengan berjalan kaki, kendaraan roda dua ataupun kendaraan roda empat. Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan mengenai faktor aksesibilitas adalah agar dapat dilewati oleh kendaraan pengangkut material atau bahan bangunan menuju lokasi object real estate.
Disamping itu, akhir-akhir ini sering didengungkan dikalangan perancang bangunan dan kota mengenai faktor aksesibilitas kota, khususnya terhadap kalangan difabel (penyandang cacat tubuh tertentu). Sebuah ruang publik, tempat berkumpulnya masyarakat kota sudah sepatutnya mempunyai kemudahan akses bagi semua orang, juga bagi kalangan difabel. Pembuatan ramp (tanjakan landai untuk kursi roda) jalur khusus orang buta adalah contoh kemudahan akses tersebut.
Di Jepang, orang buta bahkan dapat berjalan sendiri dari suatu stasiun kereta awal menuju stasiun berikutnya dengan aman sampai di tujuan, karena disepanjang jalan penghubung kedua stasiun itu telah dilengkapi dengan jalur khusus yang mempunyai tekstur (bentuk permukaan material) jalan yang berbeda sehingga dapat dideteksi oleh tongkat orang buta tersebut.
Real Estate | Investasi Real Estate | Strategi Real Estate | Jenis Real Estate | Prinsip Investasi Real Estate
Tampilkan postingan dengan label Investasi Real Estate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Investasi Real Estate. Tampilkan semua postingan
Senin
Minggu
Utilitas Kota dalam Investasi Real Estate
Utilitas kota dalam Investasi Real Estate adalah berbagai macam prasarana pendukung yang terdapat dalam suatu kota, mulai dari jaringan listirk, telepon, jaringan air bersih, pemadam kebakaran, dan jaringan air kotor.
Sebagai syarat yang menentukan prospek dari sebuah lokasi, ketersediaan fasilitas mengenai utilitas kota ini menjadi sebuah keharusan. Semakin lengkap kondisi utilitas kota pada suatu tempat, semakin baik nilai lokasi tersebut.
Hal terpenting yang harus diperhatikan terhadap utilitas kota adalah prinsip dasar dari setiap jenis prasarana. Antara satu dan yang lainnya mempunyai perbedaan prinsip yang mendasar. Jaringan air bersih mempunyai perbedaaan prinsip dengan jaringan air kotor. Air bersih tersebut disalurkan secara top down melalui sumber-sumber air disalurkan melalui jaringan induk menuju jaringan sekunder yang ada di kota untuk kemudian didistribusikan kepada jaringan tersier ( masyarakat ).
Sedangkan jaringan air kotor menggunakan system bottom up. Sumbernya adalah dari jaringan tersier (setiap lokasi masyarakat) yang disalurkan pada riol kota untuk kemudian dialirkan menjadi satu titik sebagai tempat pembuangan akhir yang biasanya terletak pada muara-muara sungai. Karena itu, hal penting yang harus diperhatikan adalah dampak limbah terhadap lingkungan sekitarnya.
Sebuah tempat menjadi sumber pencemaran air limbah seperti pabrik, rumah sakit, dan hotel tentu saja harus dilengkapi dengan wwts (waste water treatment system) atau sistem pengelolaan limbah yang lebih baik dari dibandingkan dengan rumah hunian biasa. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan yang disebabkan buangan air kotor tersebut.
Apabila suatu lokasi yang tidak mempunyai kelengkapan fasilitas kota yang memadai, tempat tersebut belum tentu tidak baik. Semua bergantung kepada strategy dalam menangani hal tersebut. Misalkan, sebuah tempat dengan pemandangan eksotis akan tetapi mempunyai kendala tidak mempunyai sumber air bersih yang memadai. Hal ini dapat diubah menjadi suatu aset yang berharga apabila disiasati. Misalkan dengan membuat
tandon air air yang dapat menampung sejumlah air bersih dalam jangka waktu tertentu sehingga masalah ketersediaan air di tempat tersebut dapat diatasi. Tentunya harus dicermati jumlah investasi yang digunakan untuk membuat utilitas kota tersebut, menguntungkan atau tidak.
Sebagai syarat yang menentukan prospek dari sebuah lokasi, ketersediaan fasilitas mengenai utilitas kota ini menjadi sebuah keharusan. Semakin lengkap kondisi utilitas kota pada suatu tempat, semakin baik nilai lokasi tersebut.
Hal terpenting yang harus diperhatikan terhadap utilitas kota adalah prinsip dasar dari setiap jenis prasarana. Antara satu dan yang lainnya mempunyai perbedaan prinsip yang mendasar. Jaringan air bersih mempunyai perbedaaan prinsip dengan jaringan air kotor. Air bersih tersebut disalurkan secara top down melalui sumber-sumber air disalurkan melalui jaringan induk menuju jaringan sekunder yang ada di kota untuk kemudian didistribusikan kepada jaringan tersier ( masyarakat ).
Sedangkan jaringan air kotor menggunakan system bottom up. Sumbernya adalah dari jaringan tersier (setiap lokasi masyarakat) yang disalurkan pada riol kota untuk kemudian dialirkan menjadi satu titik sebagai tempat pembuangan akhir yang biasanya terletak pada muara-muara sungai. Karena itu, hal penting yang harus diperhatikan adalah dampak limbah terhadap lingkungan sekitarnya.
Sebuah tempat menjadi sumber pencemaran air limbah seperti pabrik, rumah sakit, dan hotel tentu saja harus dilengkapi dengan wwts (waste water treatment system) atau sistem pengelolaan limbah yang lebih baik dari dibandingkan dengan rumah hunian biasa. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan yang disebabkan buangan air kotor tersebut.
Apabila suatu lokasi yang tidak mempunyai kelengkapan fasilitas kota yang memadai, tempat tersebut belum tentu tidak baik. Semua bergantung kepada strategy dalam menangani hal tersebut. Misalkan, sebuah tempat dengan pemandangan eksotis akan tetapi mempunyai kendala tidak mempunyai sumber air bersih yang memadai. Hal ini dapat diubah menjadi suatu aset yang berharga apabila disiasati. Misalkan dengan membuat
tandon air air yang dapat menampung sejumlah air bersih dalam jangka waktu tertentu sehingga masalah ketersediaan air di tempat tersebut dapat diatasi. Tentunya harus dicermati jumlah investasi yang digunakan untuk membuat utilitas kota tersebut, menguntungkan atau tidak.
Magnet Kota dalam Investasi Real Estate
Pusat aktivitas kota atau disebut sebagai magnet kota dalam investasi real estate, adalah sebuah tempat yang menjadi tujuan utama seluruh masyarakat yang ada di kota tersebut. Area ini berfungsi sebagai generator pertumbuhan sebuah kota yang akan menunjang kelangsungan hidup dari area-area disekitarnya.
Perbedaan antara kawasan dan kompleks dapat dilihat dari bentuk aktivitas yang ada didalamnya. Kawasan adalah sebuah area yang heterogen ( mempunyai berbagai jenis aktivitas ), mulai dari aktivitas perdagangan atau komersial, aktivitas perkantoran, aktivitas sosial kemasyarakatan, dan aktivitas pendukung lainnya, berbeda dengan kompleks yang hanya merupakan area homogen ( satu jenis aktivitas).
Magnet kota mempunyai suatu nilai lebih dibandingkan dengan area lainnya karena mempunyai ciri-ciri yang berbeda. Ciri-ciri dari suatu tempat disebut sebagai magnet kota adalah :
1. Aktivitas yang didalamnya lebih dari satu jenis.
2. Sering dikunjungi oleh seluruh masyarakat yang ada di suatu kota.
3. Cukup luas untuk menampung sebagian besar populasi masyarakat di kota tersebut.
4. Mempunyai aktivitas penarik yang diadakan secara eventual ( berkala )
seperti pasar malam, pagelaran seni, live concert, dan upacara.
Semakin dekat dengan magnet kota, sebuah lokasi real estate tentu saja akan mempunyai harga yang semakin mahal akan tetapi perlu diingat bahwa jangka waktu penjualan investasi lokasi di pusat kota tersebut juga relatif singkat. Hal inilah yang harus dicermati bila menghendaki return of investment dalam jangka waktu cepat, maka kedekatan dengan magnet kota merupakan sebuah keharusan.
Rabu
Strategi Investasi Real Estate Analisis Tapak

Lokasi merupakan faktor terpenting untuk berinvestasi pada real estate. Location,Location,Location adalah slogan yang selalu didengungkan oleh seorang investor berkelas dalam melakukan investasi di bidang real estate. Dalam memilih sebuah lokasi, diperlukan adanya analisis tapak terlebih dahulu, yaitu semacam riset kecil untuk menentukan apakah sebuah lokasi layak untuk dijadikan sebagai aset investasi atau tidak.
Strategi Real Estate Analisis Tapak ini berfungsi untuk menentukan nilai lokasi yang diamati sehingga dapat diketahui perbandingan nilai dari beberapa lokasi yang ada untuk kemudian dipilih yang terbaik. Penilaian ini kurang lebih sama dengan penilaian terhadap sebuah hotel yang menggunakan tanda bintang. Bintang satu untuk lokasi yang biasa, dan bintang lima untuk lokasi yang luar biasa, tentunya juga dengan harga yang luar biasa. Faktor yang menentukan nilai sebuah lokasi antara lain :
1. Kedekatan dengan pusat/magnet aktivitas kota.
2. Ketersediaan utilitas kota seperti air, listrik, dan telepon.
3. Kemudahan aksesibilitas ( pencapaian).
4. Aktifitas penunjang yang ada di sekitar lokasi, seperti layanan perbankan, rumah sakit,dan
tempat rekreasi.
5. Lingkungan di sekitar lokasi, menyangkut di dalamnya bidang keamanan, kebersihan lingkungan,
dan estetika lingkungan.
Penjelasan tentang kelima faktor diatas pada saat mempertimbangkan suatu lokasi akan kita lihat pada postingan investasi real estate selanjutnya.
Selasa
Investasi Real Estate Strategi Dasar
Pada dasarnya di dalam Investasi Real Estate, nilai dari sebuah objek real estate dapat ditentukan berdasarkan tiga kategori utama. Pengategorian ini merupakan investasi real estate strategi dasar dan selalu digunakan oleh seluruh investor di berbagai belahan dunia. Meskipun dengan penamaan atau istilah yang berbeda beda karena perbedaan bahasa dan linguistik, akan tetapi konteksnya tetap sama. Urutan tersebut diambil dari kata keberuntungan, LUK ( berasal dari bahasa inggris yaitu kata Lucky ). LUK berarti Lokasi, Ukuran, dan Kondisi dari objek real estate tersebut. Dimanapun, meskipun dengan istilah yang berbeda-beda, konteks LUK selalu digunakan oleh investor untuk menentukan nilai sebuah objek Investasi Real Estate.
Rabu
Investasi Real Estate One on One
"Dalam Real Estate, terjadi transaksi langsung antara penjual dan pembeli (one on one)"
Investasi Real Estate tidak seperti investasi di bidang lainnya misalkan saham, aset bisnis dan lain-lain, real estate akan meningkatkan ketajaman skill negosiasi seseorang. Pada saat melakukan transaksi saham misalnya, tidak terjadi pertemuan langsung antara penjual dan pembeli. Pembelian saham atau obligasi, opsi jual dan lain sebagainya, hanya dilakukan antara broker dan perusahaan pengelola. Pemegang saham biasanya tidak turun tangan langsung dalam transaksi tersebut. Dalam investasi real estate,terjadi pertemuan langsung antara penjual dan pembeli. Disinilah kemampuan bernegosiasi sangat diperlukan. Skill negosiasi ini diperlukan untuk mendapatkan penawaran harga yang menarik dan mendapatkan keuntungan dari transaksi tersebut. Inilah sisi lain yang menarik dari investasi real estate karena investasi ini menantang seseorang untuk menjadi seorang pemenang. Kemampuan untuk bernegosiasi mutlak diperlukan oleh seorang investor handal.
Investasi Real Estate tidak seperti investasi di bidang lainnya misalkan saham, aset bisnis dan lain-lain, real estate akan meningkatkan ketajaman skill negosiasi seseorang. Pada saat melakukan transaksi saham misalnya, tidak terjadi pertemuan langsung antara penjual dan pembeli. Pembelian saham atau obligasi, opsi jual dan lain sebagainya, hanya dilakukan antara broker dan perusahaan pengelola. Pemegang saham biasanya tidak turun tangan langsung dalam transaksi tersebut. Dalam investasi real estate,terjadi pertemuan langsung antara penjual dan pembeli. Disinilah kemampuan bernegosiasi sangat diperlukan. Skill negosiasi ini diperlukan untuk mendapatkan penawaran harga yang menarik dan mendapatkan keuntungan dari transaksi tersebut. Inilah sisi lain yang menarik dari investasi real estate karena investasi ini menantang seseorang untuk menjadi seorang pemenang. Kemampuan untuk bernegosiasi mutlak diperlukan oleh seorang investor handal.
Real Estate selalu Menguntungkan
"Nilai mata uang dapat mengalami penurunan, akan tetapi nilai real estate akan sentiasa meningkat setiap tahunnya"
Pada tahun 1988 parkir mobil sebesar lima ratus rupiah. Saat ini sudah menjadi lima ribu rupiah, bahkan sepuluh ribu rupiah pada beberapa tempat parkir yang berada di pusat perkotaan. Nilai mata uang semakin lama semakin merosot nilainya, bahkan tingkat penurunannya bisa mencapai sepuluh kali lipat.
Hal sebaliknya terjadi pada pada real estate. Nilai sebidang tanah yang terletak di dekat bandar udara di Sulawesi utara misalnya, pada tahun 1988 dibeli dengan harga 15 ribu rupiah per meter persegi, saat ini bisa berpuluh-puluh kali lipat nilainya. Ditempat lain juga demikian karena semakin banyak di cari orang. Nilai real estate selalu menguntungkan atau dengan kata lain meningkat hingga mencapai lebih dari sepuluh kali lipat.
Meskipun nilai sebuah bangunan dapat saja turun karena berkaitan dengan kondisi bangunan tersebut, akan tetapi nilai tanahnya akan selalu naik setiap tahunnya dibandingkan dengan nilai mata uang. Hal inilah yang menyebabkan investasi di bidang real estate ini akan selalu menguntungkan.
Pada tahun 1988 parkir mobil sebesar lima ratus rupiah. Saat ini sudah menjadi lima ribu rupiah, bahkan sepuluh ribu rupiah pada beberapa tempat parkir yang berada di pusat perkotaan. Nilai mata uang semakin lama semakin merosot nilainya, bahkan tingkat penurunannya bisa mencapai sepuluh kali lipat.
Hal sebaliknya terjadi pada pada real estate. Nilai sebidang tanah yang terletak di dekat bandar udara di Sulawesi utara misalnya, pada tahun 1988 dibeli dengan harga 15 ribu rupiah per meter persegi, saat ini bisa berpuluh-puluh kali lipat nilainya. Ditempat lain juga demikian karena semakin banyak di cari orang. Nilai real estate selalu menguntungkan atau dengan kata lain meningkat hingga mencapai lebih dari sepuluh kali lipat.
Meskipun nilai sebuah bangunan dapat saja turun karena berkaitan dengan kondisi bangunan tersebut, akan tetapi nilai tanahnya akan selalu naik setiap tahunnya dibandingkan dengan nilai mata uang. Hal inilah yang menyebabkan investasi di bidang real estate ini akan selalu menguntungkan.
Senin
Real Estate Dapat Digunakan Sebagai Jaminan Pinjaman
"Real Estate dapat dijadikan sebagai agunan atau hipotek untuk mendapatkan tambahan daya ungkit investasi anda"
Real estate sebagai sebuah aset merupakan salah satu jaminan yang terbaik untuk mendapatkan kredit dari bank. Real estate dapat digunakan sebagai jaminan atau hipotek untuk mendapatkan tambahan daya ungkit investasi. Pihak bank akan mempermudah proses pencairan dana apabila real estate digunakan sebagai jaminan anda. Pencairan pinjaman ini jauh lebih cepat prosesnya bila dibandingkan dengan menggunakan jaminan selain real estate, seperti jaminan dengan invetaris perusahaan ataupun surat berharga yang lainnya.
Perlu diingat bahwa kredit perbankan tersebut hanya berfungsi sebagai tambahan daya ungkit atau senjata. Sebuah senjata, akan bermanfaat bila digunakan dengan baik. demikian halnya dengan kredit bank. Ditangan orang yang tepat, kredit dapat menguntungkan. Sebaliknya ditangan orang yang salah, kredit perbankan akan di komsumsi habis. Orang tersebut telah berhasil menggunakan kredit bank sebagai senjata ampuh sebagai daya ungkit tambahan untuk investasi.
Hal mendasar lainnya adalah agar harus senantiasa berhati-hati bila mengadakan perjanjian dengan sebuah bank. Sebenarnya, bank menggunakan kredit sebagai income atau pemasukan operasionalnya karena dari pembayaran angsuran dan bunga kredit inilah pihak bank memutar uangnya. Produk perbankan yang lain seperti tabungan atau deposito dan lain-lain hanya semata-mata digunakan oleh bank sebagai bentuk pelayanan terhadap nasabah dan menggunakannya untuk membina hubungan baik dengan harapan bahwa suatu saat nasabah tersebut akan menggunakan kredit dari mereka.
Real estate sebagai sebuah aset merupakan salah satu jaminan yang terbaik untuk mendapatkan kredit dari bank. Real estate dapat digunakan sebagai jaminan atau hipotek untuk mendapatkan tambahan daya ungkit investasi. Pihak bank akan mempermudah proses pencairan dana apabila real estate digunakan sebagai jaminan anda. Pencairan pinjaman ini jauh lebih cepat prosesnya bila dibandingkan dengan menggunakan jaminan selain real estate, seperti jaminan dengan invetaris perusahaan ataupun surat berharga yang lainnya.
Perlu diingat bahwa kredit perbankan tersebut hanya berfungsi sebagai tambahan daya ungkit atau senjata. Sebuah senjata, akan bermanfaat bila digunakan dengan baik. demikian halnya dengan kredit bank. Ditangan orang yang tepat, kredit dapat menguntungkan. Sebaliknya ditangan orang yang salah, kredit perbankan akan di komsumsi habis. Orang tersebut telah berhasil menggunakan kredit bank sebagai senjata ampuh sebagai daya ungkit tambahan untuk investasi.
Hal mendasar lainnya adalah agar harus senantiasa berhati-hati bila mengadakan perjanjian dengan sebuah bank. Sebenarnya, bank menggunakan kredit sebagai income atau pemasukan operasionalnya karena dari pembayaran angsuran dan bunga kredit inilah pihak bank memutar uangnya. Produk perbankan yang lain seperti tabungan atau deposito dan lain-lain hanya semata-mata digunakan oleh bank sebagai bentuk pelayanan terhadap nasabah dan menggunakannya untuk membina hubungan baik dengan harapan bahwa suatu saat nasabah tersebut akan menggunakan kredit dari mereka.
Investasi Real Estate dengan Modal Terkecil
"Modal awal untuk melakukan investasi real estate ini tidak sebesar bila di bandingkan melakukan investasi pada sektor lainnya"
Investasi real estate dapat dikatakan sebagai investasi dengan modal terkecil karena nilai starting money (modal awal) tidak sebesar pada investasi lainnya, misalkan franchise.
Dengan modal 100 juta rupiah, sudah dapat berinvestasi pada bidang real estate seperti pada perumahan tipe sederhana ataupun pada kavling-kavling siap bangun. Bahkan dengan membeli secara kredit atau mencicil, di kota-kota besar masih ada jenis-jenis perumahan yang ditawarkan dengan uang muka yang ringan dan angsuran yang ringan juga untuk setiap bulannya.
Hal yang perlu diingat adalah uang tidak berfungsi sebagai suatu patokan. Uang hanyalah alat, daya ungkit, atau modal, tidak perduli berapapun besarnya. Kemampuan untuk berpikir dan berinvestasi secara tepat, adalah hal yang paling mendasar yang perlu dimiliki oleh seorang investor, terutama pada bidang real estate. Hal ini disebut juga sebagai kemampuan untuk membidik sasaran.
Adalah seseorang yang yang telah bebas secara finansial adalah dalam artian bahwa penghasilan pasifnya saat ini telah lebih berhasil menutup pengeluarannya. Orang tersebut baru saja melakukan transaksi yang sangat menguntungkan. Dia mendapatkan penawaran dari sebuah property di daerah perumahan berharga sangat murah, sekitar 100 jutaan berupa bangunan seluas 70 meter persegi. Akan tetapi tidak seorangpun meliriknya. Kondisi bangunannya memang sangat memprihatinkan, tampilannya tidak menarik dan ruangan-ruangan didalamnya terasa sangat panas karena kesalahan pengaturan letak ruangan.
Orang tersebut kemudian memanggil seorang arsitek dan menanyakan beberapa hal serta ongkos untuk memperbaiki tampilan bangunan tersebut dan sekaligus merubah penataan ruangan yang ada didalamnya. Setelah melakukan pengamatan lokasi, arsitek tersebut berkata bahwa cukup dengan membuka seperempat bagian dari ruang keluarga menjadi taman terbuka, masalah sirkulasi udara pada property tesebut dapat diatasi. Biayanya renovasi tersebut sekitar 20% persen dari harga penawaran property tersebut dan sudah termasuk dengan biaya mengubah tampilan muka bangunan.
Dengan menggunakan pinjaman dari bank sebesar 30 juta dari bank, orang tersebut berhasil mendapatkan property ini dengan hanya membayar uang muka sebesar 10 juta rupiah saja yang akan dilunasi dalam jangka waktu satu tahun. Sisa pinjaman 20 juta digunakan untuk biaya renovasi. Dalam jangka waktu satu bulan setelah selesai renovasi, orang tersebut berhasil mendapatkan penawaran dari tiga orang dengan penawaran tertinggi sebesar 150 juta rupiah. Akan tetapi, property tersebut tidak jadi dijualnya, hanya disewakan sebesar 25 juta rupiah untuk jangka waktu 5 tahun dengan pembayaran dimuka.
Dengan uang 125 juta rupiah dari hasil sewa, orang tersebut dapat melunasi pembelian rumah pada akhir tahun sebesar 90 juta rupiah. Sebesar 20 juta dibayarkan ke bank. Dengan demikian sisa hutang orang tersebut hanya sebesar 10 juta rupiah dan memperoleh property seharga 150 juta pada tahun tersebut. Lima tahun mendatang, property tersebut dapat di jual dengan harga yang jauh lebih tinggi lagi. Inilah yang disebut kemampuan membidik sasaran.
Investasi real estate dapat dikatakan sebagai investasi dengan modal terkecil karena nilai starting money (modal awal) tidak sebesar pada investasi lainnya, misalkan franchise.
Dengan modal 100 juta rupiah, sudah dapat berinvestasi pada bidang real estate seperti pada perumahan tipe sederhana ataupun pada kavling-kavling siap bangun. Bahkan dengan membeli secara kredit atau mencicil, di kota-kota besar masih ada jenis-jenis perumahan yang ditawarkan dengan uang muka yang ringan dan angsuran yang ringan juga untuk setiap bulannya.
Hal yang perlu diingat adalah uang tidak berfungsi sebagai suatu patokan. Uang hanyalah alat, daya ungkit, atau modal, tidak perduli berapapun besarnya. Kemampuan untuk berpikir dan berinvestasi secara tepat, adalah hal yang paling mendasar yang perlu dimiliki oleh seorang investor, terutama pada bidang real estate. Hal ini disebut juga sebagai kemampuan untuk membidik sasaran.
Adalah seseorang yang yang telah bebas secara finansial adalah dalam artian bahwa penghasilan pasifnya saat ini telah lebih berhasil menutup pengeluarannya. Orang tersebut baru saja melakukan transaksi yang sangat menguntungkan. Dia mendapatkan penawaran dari sebuah property di daerah perumahan berharga sangat murah, sekitar 100 jutaan berupa bangunan seluas 70 meter persegi. Akan tetapi tidak seorangpun meliriknya. Kondisi bangunannya memang sangat memprihatinkan, tampilannya tidak menarik dan ruangan-ruangan didalamnya terasa sangat panas karena kesalahan pengaturan letak ruangan.
Orang tersebut kemudian memanggil seorang arsitek dan menanyakan beberapa hal serta ongkos untuk memperbaiki tampilan bangunan tersebut dan sekaligus merubah penataan ruangan yang ada didalamnya. Setelah melakukan pengamatan lokasi, arsitek tersebut berkata bahwa cukup dengan membuka seperempat bagian dari ruang keluarga menjadi taman terbuka, masalah sirkulasi udara pada property tesebut dapat diatasi. Biayanya renovasi tersebut sekitar 20% persen dari harga penawaran property tersebut dan sudah termasuk dengan biaya mengubah tampilan muka bangunan.
Dengan menggunakan pinjaman dari bank sebesar 30 juta dari bank, orang tersebut berhasil mendapatkan property ini dengan hanya membayar uang muka sebesar 10 juta rupiah saja yang akan dilunasi dalam jangka waktu satu tahun. Sisa pinjaman 20 juta digunakan untuk biaya renovasi. Dalam jangka waktu satu bulan setelah selesai renovasi, orang tersebut berhasil mendapatkan penawaran dari tiga orang dengan penawaran tertinggi sebesar 150 juta rupiah. Akan tetapi, property tersebut tidak jadi dijualnya, hanya disewakan sebesar 25 juta rupiah untuk jangka waktu 5 tahun dengan pembayaran dimuka.
Dengan uang 125 juta rupiah dari hasil sewa, orang tersebut dapat melunasi pembelian rumah pada akhir tahun sebesar 90 juta rupiah. Sebesar 20 juta dibayarkan ke bank. Dengan demikian sisa hutang orang tersebut hanya sebesar 10 juta rupiah dan memperoleh property seharga 150 juta pada tahun tersebut. Lima tahun mendatang, property tersebut dapat di jual dengan harga yang jauh lebih tinggi lagi. Inilah yang disebut kemampuan membidik sasaran.
Real Estate sebagai Passive Income
Passive Income adalah pemasukan finansial yang dapat terus didapatkan meskipun tidak bekerja. Real estate merupakan salah satu aset untuk menjadi kaya dan pensiun muda. Dalam kosa kata ekonomi di kenal dua istilah yang berlawanan yaitu aset dan liabilitas. Aset adalah jumlah nominal dari pemasukan yang diterima sedangkan liabilitas adalah jumlah pengeluaran yang harus dibayarkan sebagai tagihan.
Mengapa real estate bisa disebut sebagai aset, padahal real estate pada kenyataannya merupakan salah satu liabilitas (sumber pengeluaran finansial) yang terbesar?
Bukankah selain harus membayar pajak nilai propertynya kepada pemerintah, juga harus membayar tagihan bulanan dari penggunaan listrik dan air ledeng serta telepon yang ada didalamnya?
Aset adalah salah satu bentuk dari daya ungkit finansial. Daya ungkit ini seperti sebuah senjata. Senjata akan menguntungkan apabila berada di tangan orang yang bisa menggunakannya, akan tetapi akan merugikan apabila berada di tangan orang yang tak memahaminya. Real estate menjadi sebuah liabilitas karena pemiliknya tak memahami potensi real estatenya dan tidak tahu bagaimana memanfaatkannya.
jadi real estate bisa menguntungkan atau merugikan pemiliknya. Real estate menguntungkan apabila difungsikan sebagai sumber pendapatan pemiliknya, merugikan bila terus menuntut pengeluaran pemiliknya.
Mengapa real estate bisa disebut sebagai aset, padahal real estate pada kenyataannya merupakan salah satu liabilitas (sumber pengeluaran finansial) yang terbesar?
Bukankah selain harus membayar pajak nilai propertynya kepada pemerintah, juga harus membayar tagihan bulanan dari penggunaan listrik dan air ledeng serta telepon yang ada didalamnya?
Aset adalah salah satu bentuk dari daya ungkit finansial. Daya ungkit ini seperti sebuah senjata. Senjata akan menguntungkan apabila berada di tangan orang yang bisa menggunakannya, akan tetapi akan merugikan apabila berada di tangan orang yang tak memahaminya. Real estate menjadi sebuah liabilitas karena pemiliknya tak memahami potensi real estatenya dan tidak tahu bagaimana memanfaatkannya.
jadi real estate bisa menguntungkan atau merugikan pemiliknya. Real estate menguntungkan apabila difungsikan sebagai sumber pendapatan pemiliknya, merugikan bila terus menuntut pengeluaran pemiliknya.
Real Estate dan Isinya
Hingga saat ini, manusia baru dapat memiliki sebuah real estate dalam wujud kavling-kavling tanah yang ada di planet bumi. Mungkin suatu saat nanti ada juga yang memiliki sertifikat atas tanah yang ada di planet lainnya.
Segala macam benda di dalam tanah dapat diolah dan dimanfaatkan. Sumber mineral, bahan tambang, bangunan, pepohonan,hewan, batu-batuan adalah segala sesuatu yang dapat ditemui pada sebuah kavling tanah dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin.
Segala macam benda di dalam tanah dapat diolah dan dimanfaatkan. Sumber mineral, bahan tambang, bangunan, pepohonan,hewan, batu-batuan adalah segala sesuatu yang dapat ditemui pada sebuah kavling tanah dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin.
Minggu
Real Estate dan Bentuknya
Real Estate adalah tanah dan segala sesuatu yang terdapat diatasnya yang dapat diolah dan dimanfaatkan. Di Indonesia, orang sering mengartikan real estate hanya dalam bentuk bangunan yang mewah, megah dan dimiliki oleh golongan menengah ke atas.
Sebenarnya tidak demikian. Pada dasarnya, sepetak tanahpun adalah merupakan real estate. Kekeliruan tersebut disebabkan oleh istilah dan penamaan real estate yang lebih sering digunakan oleh kalangan pengembang perumahan di Indonesia terhadap model dan jenis rumah dari golongan mewah.
Hal ini yang menyebabkan munculnya konotasi bahwa real estate adalah bangunan mewah. Pengistilahan real estate terhadap model bangunan mewah ini memang bertujuan untuk meningkatkan imej, citra dari bangunan atau kompleks perumahan tersebut.
Sebenarnya tidak demikian. Pada dasarnya, sepetak tanahpun adalah merupakan real estate. Kekeliruan tersebut disebabkan oleh istilah dan penamaan real estate yang lebih sering digunakan oleh kalangan pengembang perumahan di Indonesia terhadap model dan jenis rumah dari golongan mewah.
Hal ini yang menyebabkan munculnya konotasi bahwa real estate adalah bangunan mewah. Pengistilahan real estate terhadap model bangunan mewah ini memang bertujuan untuk meningkatkan imej, citra dari bangunan atau kompleks perumahan tersebut.
Real Estate dan Pemerintah
Tanah tidak benar-benar dapat dimiliki menjadi sebuah real estate bahkan meskipun telah dilakukan perjanjian jual beli. Meskipun sebidang tanah telah terbeli, akan tetapi kenyataannya adalah kepemilikan tanah tersebut tetap dimiliki oleh pemerintah. Meskipun nama seseorang tertulis di atas lembaran sertifikat tanah, tetapi sang pemilik harus membayar pajak atas tanah tersebut kepada pemerintah setiap tahunnya. Inilah yang menunjukkan bahwa sebenarnya sebuah real estate tidak benar-benar dapat dimiliki. Pemerintahlah yang menjadi pemilik real estate sebenarnya.
Pajak yang dibayarkan atas tanah inipun berbeda-beda besarnya bergantung kepada penggolongan kelas jalan yang ada didepan tanah tersebut dan penggunaan bangunan yang ada diatas tanah tersebut. Pajak atas tanah yang diatasnya terdapat bangunan Ruko atau rental office di depan jalan provinsi misalnya, mempunyai perbedaan besar pembayaran pajak dibandingkan dengan sebidang tanah dengan bangunan rumah tinggal yang terletak di depan sebuah jalan lingkungan.
Pajak yang dibayarkan atas tanah inipun berbeda-beda besarnya bergantung kepada penggolongan kelas jalan yang ada didepan tanah tersebut dan penggunaan bangunan yang ada diatas tanah tersebut. Pajak atas tanah yang diatasnya terdapat bangunan Ruko atau rental office di depan jalan provinsi misalnya, mempunyai perbedaan besar pembayaran pajak dibandingkan dengan sebidang tanah dengan bangunan rumah tinggal yang terletak di depan sebuah jalan lingkungan.
Sabtu
Definisi Real Estate
Usaha real estate pada dasarnya adalah usaha yang berhubungan dengan bidang tanah termasuk segala kegiatan yang dilakukan didalamnya. Real Property merupakan hak untuk memiliki, menggunakan dan menikmati manfaat sebuah tanah atau harta yang sifatnya mutlak. Sedangkan istilah real estate lebih mengacu kepada pengolahan atas sebidang tanah dan aturan-aturan untuk memiliki dan memanfaatkan tanah tersebut. Hal tersebut tidak terbatas pada permukaan tanahnya saja, tetapi meliputi juga bagian bawah dan sebagian tanah tersebut.
Jadi pada prinsipnya definisi real estate adalah kepemilikan atau hak untuk memiliki sebidang tanah dan memanfaatkan apa saja yang ada didalamnya. Kata kuncinya di sini adalah kepemilikan atau rasa memiliki. Kepemilikan atau rasa memiliki merupakan salah satu sifat dasar manusia. Sifat manusia yang tidak pernah puas merupakan salah satu wujud dari rasa memiliki. Sifat ini dapat dilihat bahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Manusia membuat pagar yang mengelilingi batas wilayah kavling rumahnya sebagai salah satu wujud rasa memiliki. Manusia butuh rumah yang aman dari berbagai gangguan. Seringkali, terasa ada kewajiban untuk membersihkan dan merawat pedestrian atau lahan kosong yang ada didepan pagar rumah kita. Padahal sebenarnya itu adalah milik umum.
Rasa memiliki ini melekat pada diri manusia sejak zaman dahulu. Dimulai saat manusia hidup berkelompok, manusia membuat dan menentukan sendiri batas-batas wilayahnya. Dari batas terkecil berupa rumah dalam wujud goa-goa untuk dirinya sendiri dan keluarga, batasan sungai dan jalan-jalan setapak di antara masyarakat, dan batas-batas berwujud benteng-benteng atau tembok besar untuk mengamankan sebuah kerajaan sebagai suatu wujud dari lingkungan buatan. Hal ini karena lingkungan buatan mempunyai fungsi untuk melindungi manusia serta segala miliknya dari segala gangguan untuk mendapatkan rasa aman, dan menekankan identitas dan status sosial.
Jadi pada prinsipnya definisi real estate adalah kepemilikan atau hak untuk memiliki sebidang tanah dan memanfaatkan apa saja yang ada didalamnya. Kata kuncinya di sini adalah kepemilikan atau rasa memiliki. Kepemilikan atau rasa memiliki merupakan salah satu sifat dasar manusia. Sifat manusia yang tidak pernah puas merupakan salah satu wujud dari rasa memiliki. Sifat ini dapat dilihat bahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Manusia membuat pagar yang mengelilingi batas wilayah kavling rumahnya sebagai salah satu wujud rasa memiliki. Manusia butuh rumah yang aman dari berbagai gangguan. Seringkali, terasa ada kewajiban untuk membersihkan dan merawat pedestrian atau lahan kosong yang ada didepan pagar rumah kita. Padahal sebenarnya itu adalah milik umum.
Rasa memiliki ini melekat pada diri manusia sejak zaman dahulu. Dimulai saat manusia hidup berkelompok, manusia membuat dan menentukan sendiri batas-batas wilayahnya. Dari batas terkecil berupa rumah dalam wujud goa-goa untuk dirinya sendiri dan keluarga, batasan sungai dan jalan-jalan setapak di antara masyarakat, dan batas-batas berwujud benteng-benteng atau tembok besar untuk mengamankan sebuah kerajaan sebagai suatu wujud dari lingkungan buatan. Hal ini karena lingkungan buatan mempunyai fungsi untuk melindungi manusia serta segala miliknya dari segala gangguan untuk mendapatkan rasa aman, dan menekankan identitas dan status sosial.
Pengertian Real Estate
Real Estate merupakan salah satu bentuk aset. Perwujudan real estate tidak hanya berupa kepemilikan hunian mewah. Pada esensinya real estate adalah hak untuk memiliki sebidang tanah dan memanfaatkan apa saja yang ada didalamnya. Sebagai salah satu bentuk aset, real estate telah mengalami perkembangan seiring dengan munculnya berbagai teknologi dan informasi yang terjadi di seluruh penjuru dunia.
Perkembangan sektor real estate di Indonesia belakangan menunjukkan tanda-tanda positif. Titik nadir property crash yang terjadi di Indonesia telah berakhir. Sektor property Indonesia telah bangkit kembali setelah sekian lama terpuruk karena kondisi ekonomi yang mengalami krisis sejak tahun 1997. Seiring dengan terbitnya harapan terhadap perbaikan pemerintah yang baru, dapat dilihat beberapa pemain besar telah melakukan start yang baik, khususnya investor di bidang real estate.
Kembalinya arus investasi di bidang real estate ini dapat dilihat terutama di ibukota Indonesia yaitu Jakarta. Agung Podomoro Group telah kembali memulai perangnya dengan membangun apartemen, kondominium, dan rental office di beberapa lokasi segitiga emas di Jakarta. Ciputra Group memulai ekspansinya dengan investasi pada bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan atau mall, juga ke daerah urban dengan membangun hunian kelas menengah serta kota-kota satelit baru. Demikian halnya dengan beberapa raksasa lain seperti Sumarecon, Sinar Mas Group, juga telah menunjukan tanda-tanda akan segera melakukan serangan balik.
Belajar dari kesalahan terdahulu saat mengalami keterpurukan saat krisis ekonomi sekitar tahun 1997, para pengembang kemudian mengubah konsep investasi nya dari model pascabayar menjadi presales strategy. Kalau pada saat sebelum krisis moneter, konsumen diharuskan membayar sejumlah nominal sebagai akad tanda jadi terlebih dahulu sebelum rumah atau real estate tersebut mulai dibangun.
Sebuah perubahan strategi terjadi terutama dalam bidang investasi. Sebagai sebuah kosakata, strategi diartikan sebagai tindakan untuk mengantisipasi sebuah problem yang disusun dengan perencanaan dan tujuan yang matang untuk memperoleh hasil yang diharapkan.
Lebih dari sekedar strategi, blog ini tidak akan menberikan contoh-contoh strategi di bidang Investasi Real Estate karena strategi adalah ilmu perang yang akan slalu berubah menyesuaikan dengan medan perang yang dihadapi sesuai dengan kondisi dan situasi.
Perkembangan sektor real estate di Indonesia belakangan menunjukkan tanda-tanda positif. Titik nadir property crash yang terjadi di Indonesia telah berakhir. Sektor property Indonesia telah bangkit kembali setelah sekian lama terpuruk karena kondisi ekonomi yang mengalami krisis sejak tahun 1997. Seiring dengan terbitnya harapan terhadap perbaikan pemerintah yang baru, dapat dilihat beberapa pemain besar telah melakukan start yang baik, khususnya investor di bidang real estate.
Kembalinya arus investasi di bidang real estate ini dapat dilihat terutama di ibukota Indonesia yaitu Jakarta. Agung Podomoro Group telah kembali memulai perangnya dengan membangun apartemen, kondominium, dan rental office di beberapa lokasi segitiga emas di Jakarta. Ciputra Group memulai ekspansinya dengan investasi pada bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan atau mall, juga ke daerah urban dengan membangun hunian kelas menengah serta kota-kota satelit baru. Demikian halnya dengan beberapa raksasa lain seperti Sumarecon, Sinar Mas Group, juga telah menunjukan tanda-tanda akan segera melakukan serangan balik.
Belajar dari kesalahan terdahulu saat mengalami keterpurukan saat krisis ekonomi sekitar tahun 1997, para pengembang kemudian mengubah konsep investasi nya dari model pascabayar menjadi presales strategy. Kalau pada saat sebelum krisis moneter, konsumen diharuskan membayar sejumlah nominal sebagai akad tanda jadi terlebih dahulu sebelum rumah atau real estate tersebut mulai dibangun.
Sebuah perubahan strategi terjadi terutama dalam bidang investasi. Sebagai sebuah kosakata, strategi diartikan sebagai tindakan untuk mengantisipasi sebuah problem yang disusun dengan perencanaan dan tujuan yang matang untuk memperoleh hasil yang diharapkan.
Lebih dari sekedar strategi, blog ini tidak akan menberikan contoh-contoh strategi di bidang Investasi Real Estate karena strategi adalah ilmu perang yang akan slalu berubah menyesuaikan dengan medan perang yang dihadapi sesuai dengan kondisi dan situasi.
Langganan:
Postingan (Atom)













